You’re My Friend or My Rival ?!

Pagi ini kusenandungkan senandung kecil ketika ingin berangkat ke sekolah . Entah kenapa , langkah ku ringan sekali . Perjalanan pagi ini tidak terasa seperti kemarin – kemarin , perutku kali ini juga jauh lebih kenyang dari kemarin , padahal setiap pagi aku tidak sarapan , meski itu tak baik untuk ku .

” Sita ” seru seseorang di samping ku , ia adalah Karina ,sahabat terbaiku . Akulah Sita , Sita Paranaftiar ( bukan Parabola , ank laki2 dikelas ku mengejek namaku parabola ) Ia selalu memakai sepeda atau mobil kesekolah , beda seperti ku , aku harus berjalan kaki mau tdk mau . ” mau boncengan ? ” katanya sambil memberhentikan sepedanya
” boleh deh ” kataku sambil naik di boncengan belakang nya .

Karina berbeda dengan ku , ia anak orang berada di sekolah ku , semua keinginannya pasti terpenuhi , ayah nya seorang pegawai sipil disini . Berbeda dengan ku , ayah ku hanya seorang penarik becak keliling , rumah ku juga di gubuk reot , setiap pagi aku rela tidak makan dan harus berjalan kaki . aku tidak makan karena ayahku sakit beberapa hari ini , penghasilan ibu ku sebagai pembantu rumah tangga yg pulang pergi saja kurang mencukupi untuk  kebutuhan sehari – hari .

” hey , kita sampai ” kata Karina sambil turun dari sepedanya , aku pun segera membuyarkan lamunanku dan turun dari sepeda itu . ” hey , liat ” kata Karina sambil menunjuk kertas brosur yg tertempel dimading yg berada di koridor sekolah , tiap hari kami melewati nya . Aku melihat nya , pantas pagi ini aku merasa senang , brosur itu penyebab nya . Itu brosur perlombaan mengarang , aihh senang nya .

Selama bersekolah disini , aku sangat menunggu saat ini . Mungkin tak ada yg tau aku bisa mengarang , aku mengarang di buku bekas yg aku temukan di kolong meja saat piket . Dan kalau di hitung mungkin cerita ku sudah banyak .

” wah , lomba mengarang ” kata Karina dengan senyum manis dan mata yg berbinar , perkataan itu membuyar kan lamunanku .
” aku harus ikut ” katanya sambil mengepalkan tangannya , ” Karina , kau di panggil Bu Yeni ” kata Mira

” Sit, aku duluan ya , bye ” kata nya sambil melambaikan tangan nya kepada ku , aku hanya membalasnya dengan senyuman . Jujur saja , perkataan itu hampir memutuskan semangat ku , aku tak mau bersaing dengan sahabat ku , aku telah bersahabat dengan nya selama 4 thn , aku tak mau persahabatan kami retak akibat ini . ” sudah lah , mungkin kami harus bersaing sehat ” kata ku sambil menghilangkan pikiran- pikiran negatif . Aku dulu pernah memberitahu aku suka mengarang , dan setahu ku Karina suka menggambar . Ah sudahlah , apa salahnya ia mau mengikuti ku , kami kan sahabat , gumam ku dalam hati .

Net … Net

bel masuk mulai terdengar , aku dan anak – anak lain nya segera mempercepat langkah kaki .

Dikelas , semua pelajaran yg diberikan antara masuk – tidak masuk ke otak ku , aku memikirkan brosur tadi , disitu tertulis lomba akan diadakan besok lusa , hari sabtu . Untung saja tempat nya tdk terlalu jauh , dan tdk ada biaya pendaftaran , lumayan hadiahnya kan untuk ibu dan bisa untuk ber obat bapak . senyum ku mulai merekah lagi , aku pun memutuskan fokus pada pelajaran lagi .

***

Hari yg kutunggu – tunggu akhirnya tiba juga , hari ini hari sabtu , dan lomba dimulai sore nanti . Aku pulang dengan berlari – lari kecil , sungguh senang hatiku , aku tidak bareng Karina karena dia sedang piket dan pulang belakangan .

Sampai nya dirumah aku langsung memikirkan jalan cerita karangan yg nanti aku akan buat  , supaya tidak terlalu lama berfikir disana .

” Sita , ayo makan ” seru mbak Nina diluar , ia kakak ku . nanti mbak Nina akan menemaniku ke Aula Parasembahan , tempat lomba berlangsung . Aku segera keluar kamar ku dan menuju meja makan , disana sudah tersedia ikan asin dan sayur asem kesukaan ku . ” Mbak , nanti jadi anter aku kan ? ” tanya ku sambil menaruh nasi dipiring ku , ” ia jadi , udah bilang ibu kan ? ” jawab mbak Nina sambil ingin menyuapi bapak , ” udah kemarin mbak ” .

Setelah itu aku mandi dan bersiap – siap untuk pergi , tak lupa aku membawa kertas kosong dan alat tulis .

” Pak aku jalan ya , doain Sita ya ” kata ku sambil mencium tangan bapak , bapak membalasku dengan anggukan senang .  Aku pergi menggunakan angkot dengan Mbak Nina . Gedung tempat perlombaan cukup besar , disana sudah banyak anak – anak yg ingin berlomba , karna melihat sekitar belasan orang aku agak gugup . Salah satu dari kontestan itu , aku melihat Karina dengan pembantu rumah tangganya . ” hai Sita , kau ikut lomba ini juga ya ? ” kata nya , kulihat dari raut mukanya ia tampak gugup , ” ia , ada yg salah ? ” kata ku , karna aku melihat Karina tampak berkeringat dan gugup, ” ti .. tidak kok “  .

Bebebrapa saat kemudian , seorang MC membuka acara dengan memberitahu peraturan- peraturan dalam mengikuti lomba , ia membaca kan bahwa setidak nya kita harus membuat cerita minimal 2 . Peluh ku mulai turun , aku juga melihat Mbak Nina tidak ada di tempat duduk pendamping , aku hanya menyiapkan satu cerita , bagaimana ini ?

Aku ingat dulu aku sering membuat cerita pendek ,aku mengingat -ngingat cerita ku yg dulu itu , siapa tahu ada yg pas . ” ini , jangan gugup gituh ” kata Mbak Nina tiba – tiba sudah di sebelahku , ia menyodorkan plastik yg berisi minuman padaku , Mbak nina juga memberiku tisu , ” makasih ya mbak ” kata ku .

Lomba dimulai , waktu yg digunakan untuk membuat 2 cerpen adalah 2 jam , aku membuat sebaik mungkin imajinasiku . Tak terasa  2 jam sudah berlalu , kami para kontestan lomba disuruh menunggu setidak nya 45 menit untuk penjurian , aku dan Karina memilih berjalan – jalan saja .

” Perhatian , perhatian ” seru seorang MC

” kami akan memberitahu pemenang lomba , Juara ketiga ialah …. Dinda Asrani ! juara kedua yaitu …. Fania Kahsaff !! dan ini dia juara pertama … siapa diaa ?? juara pertama jatuh pada …. Karina Jenisha !! yg sudah disebut nama nya harap maju kedepan ” kata MC tersebut.

Dada ku terasa sesak , aku sedih sekaligus senang , aku sedih karena tdk juara tetapi aku senang sahabat ku mendapatjuara 1 . selanjutnya disebutkan juara harapan , aku mendapat Harapan 1 , Alhamdulilah , uang sebesar Rp 150.000,00 sudah ditangan ku sekarang , senyum tersungging di wajahku

***

besok nya setelah perlombaan itu , ” Dek , dek .. sini deh “  kata Mbak Nina yg sedang membaca koran , ” ini kan perlombaan kemarin ” seru Mbak Nina sambil menunjukan sebuah halaman , dan benar halaman itu meliput perlombaan kemarin . ” Mbak aku pinjam ya ” kata ku sambil membawa koran itu ke kamar . Halaman tersebut juga terdapat cerita – cerita yg dibuat oleh para pemegang juara 1 sampai 3 . Tenggorokan ku tersentak , aku melihat cerita Karina , itu cerita ku !!

Aku mengingat – ngingat lagi , benar , aku pernah memberitahu buku yg berisi cerita – cerita ku , dia bilang dia sangat menyukainya . Dan cerita yg dibuat Karina saat perlombaan adalah cerita-cerita yg pernah ia baca di buku ku , kurang ajar amat dia !!

” dek , ini ada tefon , katanya Karina mengajak ketemuan di taman ” seru Mbak Nina diluar , aku segera merobek halaman tentang perlombaan tersebut danmenaruh nya di saku celanaku aku juga membawa buku berisi cerita-ceritaku untuk bukti  . Dengan amarah yg menyesakkan dadaku aku berlari sekuat nya menuju taman , disana sudah ada Karina . ” Plagiat !!!! ” seru ku sambil menampar pipinya . ” Apa maksudmu ? ” tanya nya
” apa kau tak tau , ceritaku mengapa kau sebut ceritamu ?! ” seru ku , amarah ku masih meluap – luap .” Dari mana ka .. kau tau ? ” tanya nya bingung , ” Aku memang miskin , tetapi aku tidak bodoh !!!! ” seru ku sambil melempar halaman koran tersebut ke mukanya , ” Dan ini , contek saja ceritaku semua , dasar tak tau malu kau !!! ” seru ku sambil melempar buku ku ke bangku taman yg ia duduki . ” Kau buka sahabat ku ” kataku sambil berlari meninggalkan nya , kulihat karina menangis , aku berlari dan berlari .

Napas ku hampir habis , namun aku tetap berlari ,  Air mataku tumpah begitu saja . Sedih , Kesal , Marah . Itu semua bercampur jadi satu didalam dadaku .
Menyesal aku memercayainya .

 

 

Lebih baik kau melihat dulu orang yg kau percayai , jangan anggap semua sahabat itu bisa berakhir baik dan lancar . Karena , Ditusuk dari belakang oleh sahabat jauh lebih menyakitkan dari pada ditusuk dari belakang oleh musuh mu sendiri .

 

THE END

 

 

 

Katy Perry – Firework LYRICS

Do you ever feel like a plastic bag
Drifting throught the wind
Wanting to start again

Do you ever feel, feel so paper thin
Like a house of cards
One blow from caving in

Do you ever feel already buried deep
Six feet under scream
But no one seems to hear a thing

Do you know that tehre’s still a chance for you
Cause there’s a spark in you

You just gotta ignite the light
And let it shine
Just own the night
Like the Fourth of July

Cause baby you’re a firework
Come on show ‘em what your worth
Make ‘em go “Oh, oh, oh!”
As you shoot across the sky-y-y

Baby you’re a firework
Come on let your colors burst
Make ‘em go “Oh, oh, oh!”
You’re gunna leave ‘em fallin’ down-own-own

You don’t have to feel like a waste of space
You’re original, cannot be replaced
If you only knew what the future holds
After a hurricane comes a rainbow

Maybe you’re reason why all the doors are closed
So you can open one that leads you to the perfect road

Like a lightning bolt, your heart will blow
And when it’s time, you’ll know

You just gotta ignite the light
And let it shine
Just own the night
Like the Fourth of July

Cause baby you’re a firework
Come on show ‘em what your worth
Make ‘em go “Oh, oh, oh!”
As you shoot across the sky-y-y

Baby you’re a firework
Come on slet your colors burst
Make ‘em go “Oh, oh, oh!”
You’re gunna leave ‘em fallin’ down-own-own

Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon
It’s always been inside of you, you, you
And now it’s time to let it through

Cause baby you’re a firework
Come on show ‘em what your worth
Make ‘em go “Oh, oh, oh!”
As you shoot across the sky-y-y

Baby you’re a firework
Come on slet your colors burst
Make ‘em go “Oh, oh, oh!”
You’re gunna leave ‘em goin “Oh, oh, oh!”

Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon
Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon

 

 

 

 

 

Chicago Tour ( part 4 )

Friendship – Romance

” NATALI ! kemana saja kau ? ” tanya Aunty ketika aku sampai
” aku , emm .. jalan – jalan ” kataku dengan cengir kuda khas milikku
” lapar ? “
” tidak ” kataku mantap
setelah itu aku setengah berlari menuju atas , i’am very happy . saking senang nya , aku tak memperhatikan jalan , ketika aku mau masuk kamar , aku tersandung sesuatu , dan
GEDUBRAKK !
bagus , aku terjatuh .. Err
” ada apa ? ” tanya Uncle dari bawah
” tidak , koper ku jatuh ” kata ku berbohong , kalau tidak bisa -bisa aku di pulang kan .
aku segera mencari barang apa yg tadi menyandungku , ternyata sebuah barang kecil, dan itu sebuah .
MODEM !
asik !! hampir saja aku mau terjatuh lagi saking senang nya , memang sih itu modem lama , sudah kotor pula , tapi tak apalah :)
saat itu juga ada sms masuk melalui cellphone ku , tapi nomor itu tidak ada di daftar nama

HI Natali ! ini Marvel , aku tau nomormu dari ipod mu , hehehe.

punya IM dan Email ?

aku minta dong :)

kemarin aku baru dibelikan modem , jadi bisa mengemail mu atau menginbox mu . :)

I’m fly now !!

lalu aku membalas nya dengan cepat .

Hi juga !

add my name : BlueKesanly

email ku : BlueNath@yahoo.com

:)

setelah itu akupun segera mencoba modem itu , ternyata masih bisa berfungsi , walaupun rada ngadat dan lama . Aku pun segera membuka Twitter , Devian Art , Plurk dan sebagainya . Terakhir aku membuka IM siapa tau Marvel sudah mengirim Inbox . Aku memang sudah lama tidak membuka IM , ternyata banyak sekali inbox yg masuk , mulai dari teman sekolah sampai ke orang-orang yg ingin berkenalan . setelah membalas pesan – pesan dr teman sekolah dan teman yg ingin berkenalan ( aku hanya membalas teman perempuan yg ‘ meyakinkan ‘ ) , ternyata salah satu inbox itu adalah dari Marvel .

To : BlueKesanly

From : BasketGabsond

Subject : Hi !

Hi lagi Natali ! besok pagi mau tidak menonton Basket sekolah ku , pertandingannya untuk umum kok , hanya saja kau harus membayar tiket .

ajak Jane juga , bilang Rob ikut tanding . sepertinya mereka berdua ada apa – apa ,   aku curiga .

Aku tunggu ya ..

dan inilah jawaban ku

Reply – to : BasketGabsond

From : BlueKesanly

Hi juga lagi !

mm .. mudah – mudah an aku datang .Aku juga curiga dengan mereka berdua , hehehe .

tunggu aku saja ya !

” Natali , kata aunty , makanan sudah siap ” kata Jane dengan kepala setengah masuk kekamarku

” hah ?! hehe , aku mandi dulu ya , tolong bilangin aunty ” kata ku . Karna keasyikan pesan-pesanan dengan Marvel , aku jadi lupa bahwa hari sudah malam .

” jorok ” kata nya sambil menutup pintu

dengan kecepatan cepat kilat , aku segera mandi dan mengenakan baju tidur ku , tak lupa rambutku ku ikat satu .

” aku datang ! ” seru ku di tangga

” ayo makan ” kata Bibi sambil menaruh fillet ikan dipiring uncle

” iya ” kata ku makan dengan lahap

Aku pun segera memberitahu tentang pertandingan besok , Jane tampak semangat mendengarkan nya , apalagi setelah dia mendengar nama Rob ikut main . Kecurigaan ku terhadap Rob dan Jane terbukti ;)

Aku semakin tidak sabar menunggu besok , pasti seru , tetapi ada suatu hal yg menggangjal pikiran ku , dan langsung membunuh mood bahagia ku .

UANG !! gawat , uang ku tinggal 3 euro ! tiket pertandingan pasti mahal , belum lagi makanan nya . Err

Aku memutuskan tidur saja , siapa tau saat aku tidur , malaikat memberikan setumpuk uang untukku , semoga .

Cesss .. Cesss , air menetes di muka ku , aku masih berharap itu malaikat .

BYUR !! lama – lama guyuran air yg tak besar membasahiku

” Huaaa ! ” teriak ku

” hey , bangun ! kata nya mau pergi ” kata seseorang , setelah mengucek – ngucek mataku , sosok itu semakin jelas , JANE !

” Uhh ,, iya deh iya .. ” kata ku sambil berjalan lunglai ke arah kamar mandi

Setelah sarapan , aku dan Jane segera menyusul Caren .

” Hey , Natali Jane ” seru uncle

” ini uang untuk kalian dari mom kalian ,kemarin paman tukar dulu ke mata uang Missouri ” kata paman sambil memberiku 70 euro

” Trims uncle ” kata ku sambil tersenyum lebar , nanti aku akan belikan hadiah deh buat nya .

sekarang langkah ku tidak terasa berat , ringan sekali . malahan sekarang aku berjalan memimpin dan Jane juga Caren mengekor ku di belakang . Akhirnya kami sampai juga , Gedung sekolah Marvel dan Rob besarrr sekali , aku kira seperti sekolah biasa , kalau ini mah luarrr biasa ! Gedung nya mirip Coloseum , melingkar tapi sangat kokoh , taman nya besar , ketika  kami masuk , lapangan nya luas sekali , atap nya diberi pelindung agar tdk kepanasan .

Setelah membeli popcorn dan minuman soda ( sepeti menonton film saja ?!) kami memilih duduk di barisan nomor tiga . Pembukaan nya meriah sekali , Cheer nya bagus , marching nya juga memuaskan. Setekah pembukaan pertandingan di mulai , penonton mulai bersorak ria . 16 menit pertama Marvel sudah dapat membawa bola , berapa lawan dapat di lewati dan MASUK !!

” YEEEEAHH !! ” teriak pendukung team marvel

skor sudah memasuki 34-31 , Team marvel unggul , tetapi , setelah itu ada tragedi kecil yg membuat Team Perrsi ( team marvel ) kehilangan 2 poin . Secara tdk sengaja , Rob menyandung lawan , sehingga membuat kaki lawan cidera kecil . Walaupun begitu skor tetap sama sampai akhir pertandingan , dan Team Perrsi menang 32-31 . Penonton bersorak Ria !

setelah itu kami memutuskan untuk pulang , tetapi ditengah perjalan kami mendengar dua org bertengkar , dan suara itu seperti kami kenal .

” ini semua gara – gara kamu ! ceroboh banget sih !”

” yang penting , kita menang ! “

” tapi kita cuma beda tipis , malu tau ! tadi kan ada pengamat basket terkenal , gimana kalau ga masuk Fba ( pertandingan terkenal di springfield ) ?! “

” itu kan urusan nanti ! , Kamu tuh ribet banget sih ?! “

lama kelamaan , cekcok mulut itu makin memanas , aku pun segera mendekati mereka .

” MARVEL , ROB ! ” teriak ku bingung

” sudah ah , aku capek ngomong sama si sombong itu ! ” kata Rob sambil berlalu pergi

” huh , kau tuh ceroboh ! ” tukas Marvel sambil berjalan pergi

kami bertiga bengong , Caren pun segera menyusul Rob dan mencari tau apa yg sebenarnya terjadi . Jadi disini hanya tersisa kami berdua yg sedang melongo , bengong .

Di perjalanan pulang , kami memutuskan melewati jalan kota , mungkin perjalanan hanya sekitar 2km .

” marvel , sombong sekali ya ?! ” seru Jane tiba – tiba

” hah ?! jangan gitu juga dong , mungkin memang Rob yg ceroboh ! ” seru ku  tak kalah

” kok kamu malah bela si sombong itu sih ? ! ” bentak Jane

” dari pada aku bela si ceroboh ! ” kata ku kesal

” ah sudahlah , kau juga sama dengan Marvel , menyalahkan org terus ! ” katanya sambil berjalan menuju rumah .

aku pun lebih memilih mengunjungi pertokoan disini , barang nya unik – unik , lucu pula . Aku juga sekalian membeli hadiah untuk uncle , aunty dan Marvel atas kemenangan tim nya .

setelah membeli dasi untuk uncle ,  bros bunga  untuk aunty , dan pelindung Ipod untuk Marvel , aku segera membeli barang untukku sendiri . aku melihat toko daur ulang yg kecil tapi warna – warni , toko itu menarik perhatian ku . disana byk sekali benda – benda unik , aku memilih membeli jepit rambut cokelat dari kertas daur ulang . Lama – kelamaan aku merasa bersalah dengan Jane , seharusnya kita tdk bertengkar dengan hal sepele seperti itu . Aku  melihat bandana lucu dengan bordiran kupu – kupu , aku segera membeli itu untuk  Jane , aku juga membeli gantungan cellphone untuk ku dan Jane .

uangku sekarang tersisa 53 Euro , perutku dan tenggorokan ku minta diisi  setelah memborong barang di sini , tak lama setelah itu , aku mencium aroma has yg lezat , pantas saja aroma nya tercium sangat enak , ternyata aku berdiri sekitar 7 mil dari cafe .

Aku pun segera mendatangi cafe tersebut , disana aku memesan minuman has disini , yaitu susu + jahe + ice cream , ditambah Roti coklat .Perutku masih keroncongan sih , padahal makanan di cafe itu enak – enak , tetapi aku ingin menghemat uang pemberian Mom .

” Uncle , Aunty “kata ku ketika sampai rumah

” kemana saja kau ? ” kata aunty cemas

” aku beli ini , ini buat uncle , ini buat aunty ” kata ku sambil menyerahkan dasi dan bros nya .

” trima kasih sayang ” kata uncle
” dmn Jane ? ” tanyaku

” dia di kamar ” kata aunty

aku pun segera menaiki tangga kayu rumah aunty , aku mendengar Jane seperti menangis

TOK .. TOK ..

” masuk ” kata nya dari dalam

” Jane , kau tak apa – apa ? ” tanya ku , karna aku melihat dia mengelap air mata nya

” Tidak , mau apa kau kesini ? ! ” bentaknya

” aku mau minta maaf ” kata ku

” pergi ! ” katanya

” ta .. tapi ! “

” Pergi kataku ! ” bentaknya lagi

” baiklah ! ” kata ku sambil membanting pintu , aku buang saja bandana dan gantungannya di depan pintu kamar Jane ,  aku kesal tetapi aku sedih , pedih hatiku , kenapa dia ??

malam ini sungguh buram bagiku , saat makan kami tetap diam – diaman , uncle dan aunty juga terlihat bingung , sebenarnya aku ingin ngobrol dengan nya , tetapi kekesalan masih menyelimuti hati ku , daging asap yg enak itu , terasa hambar di mulutku .

aku ingin cepat – cepat tidur , dan aku berharap ketika besok semua berjalan seperti biasa lagi .

ketika aku sedang menatap bintang dilangit , tiba – tiba cellphone ku berbunyi , ternyata itu dari Marvel

Nat ali , aku minta maaf soal td siang , mau tdk kau , Jane , dan caren berpiknik di dekat sungai missisipi .

Dan inilah balasan ku

jangan minta maaf dengan ku , minta maaf saja dengan Rob .

kepalaku terasa berat , aku memutuskan mengakhiri hari ini .malam berlalu dengan cepat , tak terasa hari sudah pagi saja

ternyata Jane sudah dpt sms dari Caren soal berpiknik di dekat sungai missisipi . tadinya Jane ingin membatalkan pergi nya , tetapi karna Caren memaksa dengan muka childish nya , Jane pun menurut saja . Jane pergi terlebih dahulu .

aku segera membeli keperluan untuk nanti siang , Aunty memberi ku 7 euro untuk membeli minuman kaleng .

hari ini aku memilih mengenakan jeans , dan mini dress se pinggul .

” bawa ini  , tadi Jane lupa membawa nya ” kata aunty sambil memberiku tas piknikyg isinya , cookies dan garlic bread  . aku membalas nya dengan senyuman .

diluar aku bertemu dengan Marvel , kami pun berjalan bersama menuju sungai missisipi yg jarak nya sekitar 223 m .

” wahh , indah sekali ” kata ku , suasana di sungai itu indah sekali . disana sudah ada Caren dan Jane yg sedang duduk – duduk di pinggiran sungai , aku pun menghampiri mereka , aku segera meletakan garlic bread dan cookies ku , di karpet ( atau apalah yg suka buat alas duduk pas piknik ) sudah tersedia makanan , sepertinya Caren membawa pai dan puding .

” aku pergi dulu sebentar ya ” kata Marvel

” baiklah , cepat kembali , kalau tdk tak tersisa makanan untukmu ” kata ku

” oke “

setelah itu aku hanya duduk – duduk di karpet saja ,

” hei , sini ! ” teriak Caren sambil memanggilku , aku pun segera berjalan ke arah Caren sambil menggulung celana ku .

aku pun bermain air dengan Caren dan Jane , suasana agak canggung ketika Caren meninggalkan kami untuk beristirahat , aku pun mencoba tersenyum dan pergi menyusul Caren . Karena Marvel tidak kembali – kembali , kami memutuskan makan dahulu , tetapi kami tetap menyisakan untuk Marvel , karna bagaimanapun , ia yg mengajak kami ketempat ini .

” aku mencari Marvel dulu ya ” kata Caren

aku memilih bermain di sungai saja dari pada merasa canggung lagi dengan Jane . Aku melihat pantulan cahaya matahari yg sangat terang di tengah sungai , seperti menghipnotis ku , aku berjalan ke arah cahaya itu , sampai ..

” TOLONGG !! ” teriakku , kini kakiku tak sampai ke bebatuan dia dasar sungai , karena batuan nya lama – lama pecah karena terkena air

” TOLONG ! ” aku berteriak lagi , kini kaki ku kram ,sakit sekali .

” To .. Tolong ! ” teriak ku lemas , lama – kelamaan aku semakin sulit bernapas , mataku berat sekali , sepertinya aku akan terjatuh di dasar sungai , tetapi tiba – tiba ada yg menarik tangan ku , tubuhku seperti ada yg mengangkat nya , dan

SPLASHH !!

aku keluar dari kolam , dan Jane yg membantuku ..

” dasar bodoh ! ” katanya sambil menjitak kepalaku , tetapi wajahnya dihiasi dengan senyuman tulus

” trimss ” kata ku , mataku berat sekali , pandanganku buram dan aku pingsan ..

sebelum aku pingsan , aku seperti mendengar suara marvel dan Caren , dan juga satu suara lagi , yg sepertinya tak asing bagiku .

” Natali , kau sadar sayang ? ” kata Aunty sambil memeluk ku , ku lihat di sisi tempat tidur ku ada Jane , Caren , Marvel , dan tebak , ada Rob disana .

” aunty buat kan sup dulu ya , sekarang berganti bajulah ” kata Aunty sambil berjalan keluar

aku segera berganti baju di kamar mandi , seusai itu aku berkata pada Rob dan Marvel , ” kalian tdk bertengkar ? “

” tdk , kami sudah bermaafan tadi ” kata Rob

” tadi aku pergi untuk menemui Rob , aku merasa bersalah saat membaca pesan mu ” kata Marvel

” kau berbeda pendapat dengan Jane ya ? ” tanya Caren tiba – tiba

” eh ,mm .. mungkin iya  ” kata ku sambil tersenyum seasalnya saja .

” hey , lihat ini ” kata  Jane , semua menoleh ke arah Jane , dan tebak , sekarang ia memakai bandana pemberian ku , rambutnya yg hitam panjang cocok sekali dengan bandana itu . Dia juga mengeluarkan cellphone nya dan disana sudah tergantung pemberianku .  ” maaf ya , aku membentak mu , aku terbawa emosi kemarin , tetapi setelah melihat ini tergeletak di ointu kamarku , aku merasa bersalah ” kata nya , tanpa sadar aku berlari kearah nya dan memeluknya , sekarang tak ada lagi permasalahan ..

Aihh .. Indahnya persahabatan …

beberapa hari setelah itu , aunty mengabarkan kabar baik pada kami

” anak – anak , besok , keluarga Sweel akan kedatangan saudaranya , ia keluarga kerajaan , maksudnya keluarga yg sangat kaya raya , jadi , kita dan yg lain  nya diundang pesta , besok kalian dandan yg rapih ya ” kata nya

” hah ?! ” kata kami sambil bertatapan bingung ..

***

 

Sori ya , ceritanya lama bgt di post nya , soalnya saya sekarang sekolah , jadi buka blog nya sabtu minggu doang deh , mau tau kelanjutan nya ..

baca part 5 nya yaaa … :)

 

Litany

Litany berarti serangkaian doa – doa , itu lah yg orang tua mau untuk sepasang anak kembar yg tak tau mereka kembar Lit & Any .
Lit dan Any tadinya tinggal di sebuah panti asuhan , dulu ketika masih kecil , mereka diculik oleh orang tak waras , lalu mereka ditinggal begitu saja di depan pintu panti asuhan .
Pengawas panti tak pernah mengira mereka kembar , karena wajah mereka tak sama , hanya sedikit sama saja .
Sekarang Lit sudah diadopsi oleh orang kaya raya , sedangkan Any diadopsi untuk dijadikan pengamen jalanan oleh seorang tak dikenal .
mereka berdua tumbuh menjadi seorang anak yg manis dan cantik , Lit seorang yg keras hati dan pemberani , Any seorang yg lemah lembut dan manis . Mereka berdua Bersahabat , mereka tak mengethui asal usul mereka yg sebenarnya .
” bagaimana kabar Any , sedang apa dia sekarang ? ” tanya Lit dalam hati , sambil mondar – mandir
” ah , aku ke panti saja , lalu minta alamat pengadopsi Any deh ” kata Lit , ia pun segera meminta antar oleh supir keluarga baru nya , ia bisan dirumah saja karna orangtua angkat nya pergi kerja terus.
Dijalan menuju panti , Lit menemui seseorang di lampu merah , sedang mengamen , baju nya compang – camping , tubuhnya agak dekil , ia memakai topi .
” mirip sekali dengan Any , tapi tak mungkin , dia kan sudah diadopsi ” gumam Lit agak ragu
sebenarnya Lit ingin sekali menemui orangtua kandung nya , tapi bagaimana mungkin , jakarta kan luas , belum tentu mereka di jakarta juga . Satu – satu nya penunjuk Lit adalah gelang bertuliskan
LITANY

” apa , tdk ada data nya ?! “seru Lit
” kemarin ada kerusakan komputer , data -data yg disimpan rata-rata terhapus Lit ” kata pengawas
” baiklah ” kata Lit lesu , ia pun memutuskan pulang saja .
Musim demi musim telah berganti , sekarang saat nya musim salju . Mom dan dad Lit akan pulang sebentar lagi .
” pak , bi aku mau keluar ya ” kata Lit pada supir dan pengasuh nya
” mau diantar ga non ? ” tanya Pak beni , supir andalan keluarga Lit
” gak perlu pak ” kata Lit sambil berlalu pergi
dijalan ia bertemu lagi dengan anak yg menurut Lit mirip Any , tetapi keadaan anak itu kurang sehat , ia sedang berbaring meringkuk diatas salju putih , pakaian masih sama seperti waktu itu .
Lit pun segera menghampiri anak itu .
” Any ! ” seru Lit sambil berlutut cemas
” Li .. lit ” kata nya dengan suara parau
” ayo ikut aku ” kata Lit sambil membopong Any
baru sebentar berjalan Lit sudah dihadang oleh dua orang laki – laki berbadan besar ternyata itu adalah org yg mengadopsi Any .
tanpa pikir panjang , dua orang itu segera membawa Lit dan Any ke rumah kosong , disana banyak anak – anak seumuran mereka , mereka juga bernasib sama seperti Any . Lit diikat dan di sekap karna sudah banyak tahu tentang mereka.
Lit dan Any dikurung selama berhari – hari , karena keadaan Any semakin memburuk , Lit berencana kabur dan membebaskan semua anak – anak disini .
suatu malam , Lit melihat silet di bawah dekat kaki nya , dengan sekuat tenaga , karna memikirkan Any akhirnya Lit bisa menggapai silet tersebut , ia pun segera memotong tali yg mengikat tangannya .
dan BERHASIL !!
dengan mengendap – endap , Lit membopong Any dan keluar , tetapi pintunya terkunci !
” kak , aku ahli kunci ” kata seseorang yg di sekap
setelah beberapa lama , dengan berbekal kawat sepanjang 10 cm . pintu besi itu akhirnya bisa dibuka , anak 2 yg lain pun bebas
” HEY , MAU APA KALIAN ! ” bentak laki laki itu , kini dia sendiri
” SERBUU! ” seru anak -anak , akhirnya penculik itu babak belur, anak – anak berhamburan keluar .
Lit pun segera membawa Any kerumah nya
” Non lit ! , kenapa anda ?? ” tanya Bibi sambil memeluk Lit , setelah membersihkan luka Lit mereka segera membawa Any kerumah sakit terdekat .
setelah sembuh mereka pulang dan beristirahat . Dirumah , Lit mendapat telepon dari pihak rumah sakit bahwa orangtua angkat nya meninggal duni dalam kecelakaan pesawat tadi .
sehabis menerima telepon Lit menangis dan ia tak tahan lagi , ia pinsan .
setelah sadar , Lit diberi tahu oleh Bibi dan Any bahwa jenazah datang nanti malam .
sore ini , teman – teman mom dan dan datang melawat .Tetapi ..
” Litany ” seru seorang perempuan kepada Lit dan any , ketika melihat gelang yg dikenakan Lit dan kalung yg dikenakan Any
” kalian Lit dan Any ? ” tanya ibu itu
” iya , ada apa ya ? ” tanya Lit
” anak – anakku ” tangis ibu itu sambil memeluk Lit dan Any
” jadi , andaa ? ” tanya Any
” saya mom kalian , kalian hilang saat bayi ” kata ibu itu sambil menangis
” jadi kami ? ” tanya Lit
” kalian kembar ” jawab ibu itu
” MOM ! “kata Lit dan Any berbarengan sambil memeluk ibu kandung mereka
ternyata Mom adalah teman dekat orang tua angkat Lit .

Sunrise With You

” Kes , janga murung dong ” kata Nia
” iya ” kesha berusaha tdk menangis lagi
bagaimana tidak , sahabat nya Sita pergi 2 hari yang lalu akibat kecelakaan , kini Kesha cuma diam , air matanya bagai sudah kering .
bel masuk sudah dibunyikan, 2 jam lagi anak – anak SD Purwanadi akan bubar kelas
” anak – anak , perkenalkan ,ini anak baru ” kata Bu gita
” perkenal kan aku Retasya Maharadi Annasdiyan ” kata nya sambil tersenyum
” kamu duduk di sebelah Emma ” kata Bu gita
tet .. tet
bel pulang sudah di bunyikan , Kesha melangkah lesu , biasanya ia betah berlama – lama di sekolah , karna ia pasti akan bercanda gurau dulu dengan Sita
” Hei , kau duduk di depan ku kan ? ” kata seseorang dibelakangku
” eh , i .. iya “
“kok dari tadi lemes , sakit ya ? ” yg ternyata suara itu milik Retasya
” nggak kok , gak apa – apa “
” kamu kenal Sita Areyka? ” tanyanya
enath mengapa pertanyan itu membuat jantung Kesha seperti tertusuk jarum
” iya , a .. ada apa ? “
” gak apa – apa , dia saudara ku , ngomong – ngomong siapa namamu ?” tanya Retasya
” Keshandra aureyka andreas , panggil aja Kesha ” kataku
” panggil aku Reta ” katanya sambil tersenyum , maniss sekali , senyumnya mirip sekali dengan senyum Sita
” aku pulang , bye ” kata ku acuh
” bye byee ! ” katanya sambil melambaikan tangan kepadaku
dikamar aku kembali terisak , entah kapan aku mau berhenti menangis , mungkin kalau mata nya keluar baru kesha berhenti .
” non , makan non ” kata bi’inah
” na.. nanti ” kata kesha sambil sesenggukan
dua hari ini kesha lalui dengan menangis , saat malam juga begitu , tak heran kantung matanya mulai terlihat dan mata nya agak bengak.
Sita .. sita .. sita
nama itu terus berputar – putar dikepala Kesha . Sita anak yg cantik , pintar , baik , dan juga kaya raya . Sita sangat suka Sunrise ataupun Sunset . Tetapi ia tak pernah sombong atas semua yg ia milikinya . Lama – kelamaan setelah kenal Sita begitu dekat , Kesha mulai terobsesi dengan anak itu ,sampai akhirnya , kecelakaan maut merengut nyawa nya .
Hari demi hari berlalu , entah mengapa Reta si anak baru itu selalu mendekati Kesha , lama – kelamaan Kesha tampak risih juga dengan hadirnya anak itu .
” kamu ini ngapain sih ? ” bentak Kesha ketika Reta mengikuti nya , setelah membentak entah bagaimana Reta menghilang , tak ada siapa-siapa di hadapan nya
” ngomong ma siapa sih ? ” kata Nia yg kaget atas bentakan Kesha tadi
” eh , eng .. engga , kayaknya halusinasi doang ” kata Kesha penasaran , ia juga malu karna anak – anak lain di sekitar nya menoleh ke arah nya .
” jangan ngagetin lagi ya , aku kira kamu bentak aku ” kata Nia polos
” oke “
kini , Kesha hanya melihat Reta di dalam kelas saja , itu pun kalau sempat karna ia duduk dibelakangnya dan ia selalu menunduk , kini Reta berbeda tak ceria lagi .
” hey , hey tunggu ” kata Kesha setengah berteriak
” ada apa ? ” kata Reta , muka nya jauh lebih pucat dari kemarin – kemarin
” mau pulang bareng ? ” kata Kesha , ia ingin berteman baik dengan anak itu , karna menurutnya ia baik .
” boleh , kebetulan hari ini aku naik angkutan umum ” kata nya penuh senyum .
Kesha semakin menyesal telah kesal dengan nya .
” mungkin , ini saatnya aku membuka mata , bahwa banyak org yg bisa menjadi sahabat baru ku ” gumam Kesha
entah mengapa jalur rumah Reta sama dengan jalur rumah Sita , mulai dari angkutan nya , belok – belok nya , nama jalannya , sampai sama-sama dekat perpus abadi .
” rumahmu dimana ? “tanya Kesha curiga
” di jalan Kamerun ” kata nya
” ohh “
semakin hari hubungan pertemanan mereka semakin dekat .
” kau pucat sekali ? ” tanya Kesha sambil memandang dalam muka Reta
” mirip juga dengan Sita ” gumam Kesha dalam hati
” tidak kok ” kata nya sambil menunduk .
semakin siang , hari semakin panas , muka Reta juga semakin pucat , putih .
GUBRAKK !!
Reta pingsan saat pulang , spontan Kesha panik dan segera memanggil guru .
karna tidak sadar kan diri juga , pihak sekolah pun menelpon orang tua Reta , ternyata orang tua Reta sedang dinas keluar negeri , rumahnya kosong , tanpa pikir panjang , mereka segera membawa Reta ke rumah sakit .
1 jam , 2 jam , 3 jam .
Reta tetap tak sadarkan diri , Kesha menanti dengan cemas , ia takut , lemas , dan lapar .
” nak , lebih baik kamu pulang dulu , baru kembali lagi ” kata ibu Gita
” tapi Reta ” kata nya tersentak
” ada ibu dan suster kan ” kata bu gita meyakinkan Kesha
” NON RETA ! ” kata seorang ibu -ibu , ia berlai tergopoh – gopoh di koridor rumah sakit
” ibu ini ? ” tanya bu Gita
” saya perawat Reta sejak kecil ” kta ibu itu
sekarang Kesha sudah lega , ada yg menunggui Reta di sana .
satu minggu Reta dirawat dirumah sakit , orang tua nya kini sudah kembali , mereka tampak cemas dan takut , sama seperti Kesha .
tanpa lelah Kesha menunggui Reta setiap sepulang sekolah , ibu dan ayah Kesha juga kawatir dengan Kesha yg setiap hari seperti orang ketakutan , ia takut bahwa teman terbaiknya akan pergi sama seperti Sita .
” ada yg bernama Keshandra ” tanya dokter setelah memeriksa Reta
” saya dok ” kata Kesha
” anak itu mengigau memanggil namamu ” kata dokter
” Kesha ” kata Reta , ia sudah sadar , namun tampak lemah , tubuhnya yg mungil sekarang tampak mengerikan ketika memakai alat – alat kedokteran
” Aku Sita ” katanya sambil menagis
” tak mungkin ” kata Kesha sambil berjalan mundur
” aku memakai tubuh Reta , saudara kembar ku untuk menemui mu “
kata Sita sambil sesenggukan
” SITA ! ” kata Kesha sambil berlari memeluk Reta .
Ternyata , Reta adalah kembaran Sita , muka nya memang berbeda ,selama Reta masuk sekolah , Sita mendatangi Reta dan meminjam tubuh Reta sementara , ia tak tahu bahwa ternyata Reta sakit .
“Kes , Reta sakit Kanker otak parah , aku mengetahui nya dari dokter , malam ini kamu disini ya , terakhir kali ” kata Sita yg berada di tubuh Reta
” iya , tapi kamu keluar dari tubuh Reta , kasian dia ” kata Kesha sambil mengusap air matanya
” oke ” kata Sita
perlahan – lahan cahaya putih memancar dari tubuh Reta , lalu tampaklah seseorang memakai baju putih , anggun .
setelah mendapat izin dari orang tua nya , Kesha pun menemani Reta semalam di rumah sakit .
” Kes , bangun ” kata sebuah suara di telinga Kesha
” ada apa Sit ? ” tanya Kesha sambil menguap
” sini ” kata Sita sambil memegang tangan ku , tetapi menembus , ya menembus , tetapi entah mengapa seperti ada yg menarik tangan ku untuk menghampirinya , kini Kesha pun melayang.
” indah ” kata Kesha sambil menatap matahari terbit, ini yg pertama kali nya ia melihat ,matahari terbit dari bukit, yg letaknya tak jauh dari rumah sakit .
” aku ingin melihat Sunrise bersamamu ” kata Sita sambil menangis
” kenapa ? ” kata Kesha
” nanti kalau matahari terbit aku menghilang dan tak akan kembali “
kesha kembali menangis .
matahari sudah berad di ufuk timur , silau sekali .
silau itu menghilang begitu juga Sita . sehabis itu , Kesha berjalan lunglai ke rumah sakit , tepat dirumah sakit , ia melihat Reta ditutup kain putih
” TIDAK ! ” kata nya sambil menghampiri Reta
” maaf dik “kata dokter itu sambil memegang pundak Reta
Reta pergi tepat saat Sita menghilang , mungkin ini yg disebut
” KEMBARAN WALAU BERBEDA , HIDUP DAN KISAH MEREKA HAMPIR SAMA “

Chicago Tour ( Part 3 )

thx sudah kembali lagi , yg lupa baca aja part 1 & 2 nya :)

Siulan burung pagi ini membangunkan ku , ku buka jendela dan merasakan semilir angin yg lembut , dari jendela sini , kita juga dapat melihat Sunrise . Setelah mandi dengan air yg dapat membuat mu menggigil kedinginan , aku memilih baju lengan panjang tipis berwarna putih dengan luaran simple dress se pinggang dengan celana jeans , tak lupa aku juga membawa ipod dan kamera digital di celanaku .
” hmm .. fish roll dan omelet ” kata ku seraya mencium baunya yg sangat harum.
Dibawah sudah tampak Uncle , Aunty , dan Jane si feminim ( itulah sebutan ku untuknya ) .
” apa rencana kalian hari ini ” tanya uncle sambil menyeruput Kopi nya
” mm .. jalan – jalan , ya jalan – jalan ” kata ku , Jane pun mengangguk setuju
” ide bagus , tapi jangan pulang terlalu siang ya ” kata Aunty sambil menuangkan susu dingin ke gelas nya .
” siap Aunty ” kata ku dan Jane bersamaan .
setelah sarapan , aku dan Jane bermain air di sungai dekat rumah , kulihat rambut coklat kemerah-merahan yg agak panjang itu juga ikut basah .
” Jane , kapan kembali ?!! ” seru beberapa org dari belakang , heboh sekali
” Caren ! ” teriak Jane tak kalah heboh , aku hanya bengong melihat kehebohan mereka
” siapa dia Jane ? ” tanya anak laki – laki
” dia sepupuku “
” hai aku natalia Kesanlly , panggil aku natali ” kataku memperkenalkan diri
” ini caren sweel dan Rob sweel , yg ini Marvel gabsond ” kata Jane
” hai ” kata caren
” hai ” kata ku
Sweel , kata – kata itu terngiang dikepalaku , seperi mengingatkan aku pada sesuatu . mereka bertiga baik , Caren yg berambut blonde panjang , Marvel yg keren , dan Rob yg lucu . mereka semua ramah.
” ke Jughef yuk ” kata marvel , aku hanya mengangguk setuju
kukira Jugheff adalah sebuah toko atau cafe , ternyata Jugheff adalah bukit rumput yg indah .
kami pun berlarian ke atas bukit , sesampainya di atas semua pada melakukan aktivitas masing – masing , Jane dan Caren memetik bunga , Rob memanjat pohon , dan Marvel , wow ia bernyanyi dan memainkan gitar dibawah pohon .
yg tadinya aku sedang mendengarkan lagu Blue Sky nya Camelia scobert , sekarang aku sedang berjalan menuju Marvel , kucopot Headset ipod ku agar aku dapat mendengar suara merdu marvel dengan jelas , lama – lama aku ikut bernyanyi dengan nya ..

” Just like a star across my sky
Just like an angel off the page
You have appeared to my life
Feel like i’ll never be the same
Just like a song in my heart
Just like a oil on my hands
Oh .. I do love you “

” suara mu bagus ” puji Marvel setelah selesai bernyanyi
” thx , suaramu juga indah ” kataku
percakapan kami tentang musik sangat seru , aku juga sangat terhanyut dalam percakapan itu , kalau dipikir-pikir marvel lumayan juga .
” hey , tadi kulihat kau bawa ipod ya ?” tanya marvel
” eh , iya . hheehee “
” punya lagu Remember of the Rain ? ” tanya nya lagi
” Valdie Malson ya ? yg itu gak punya , tapi yg My girl undergrown aku punya ” jawab ku
” minjem ya ” kata nya setengah malu – malu
” okelah ” kata ku sambil memberikan ipod ku padanya
” hey , aku mau foto- foto dulu , nanti aku kesini lagi ” kata ku
” oke , thanks ya ” kata Marvel
aku membalasnya dengan senyuman . Pemandangan disini bagus sekali , makanya aku mau memfotonya , nanti kan bisa ku masukan di twitter atau sebagai kenang – kenangan , hehehe .
Sehabis memfoto pemandangan , aku memfoto teman – teman ku , aku foto Jane yg sedang tertawa , Rob yg sedang makan apel diatas pohon , Caren yg sedang duduk di rumput , yg paling aku senangi adalah aku memfoto Marvel sedang bersenandung kecil .
” hei , natali bawa kamera ! ” seru Rob di atas sana , hampir saja dia terjatuh
” ayo kita berfoto ! ” kata Jane tak kalah semangat
” hey marvel , sini kau ! jgn bengong begitu ! ” kata Rob
setelah memanggil teman-temanku aku dan lain nya gantian berfoto , seru sekali !
” hei natali! ” seru marvel ketika semua mau pulang
” apa ? ” kata ku
” ini ” katanya sambil mengembalikan ipod ku
” nanti mau ke Deward ga ? ” tanya Marvel
” Deward ? “
” cafe dekat sini . ada wi-fi nya , aku punya ipod di rumah , ipod lama sih , besok di deward aku mau nambah lagu , kau ikut ya ? ” katanya
” mm .. boleh deh , aku juga mau upload foto di laptop ” kata ku
” oke , jam 4 sore ya “
” sipp “
sesampainya kami dirumah , aku dan Jane tidak melihat siapa – siapa ..
” uncle ? aunty ? ” seru ku
sepi ..
ketika aku ingin ambil ice cream di kulkas ternyata dipintu kulkas ada pesan yg di tempel , ternyata mereka pergi membeli bibit bunga karna sudah habis , tadi mereka mencari kami tapi tidak ketemu , aunty dan uncle juga minta maaf karna tdk menyiapkan makan siang
“hei , makan bolu aja yok ” seru Jane yg perutnya sama dengan perutku , keroncongan
” oke pake susu dingin sama ice cream ” kata ku sambil mengambil dua benda itu ..
tak terasa jam sudah menunjukan pukul 3
” nat , aku tidur ya , capek ” kata Jane
” oke , eh Jane , aku mau keluar sebentar mau upload foto , dirumah sendiri gak apa-apa ? “
“oke deh “
aku pun segera mandi , baju merah bergaris hitam berlengan se siku dan rok diatas lutut kukenakan sore ini , tak lupa kabel data ,laptop ,dan ipod hijau kesayanganku .
” bye ” teriakku sambil mengenakan sepatu
ternyata Marvel sudah menunggu di pohon depan rumah aunty ku . Ternyata dia membawa laptop juga .
” siap ? ” tanya nya
” yap “
aku dan Marvel pun menuju Deward , saking asyiknya , aku tak sadar ada seseorang yg mengintipku
” satu lagi musuhku ” ucapnya sambil tersenyum sinis

***

” pesan susu caramel satu ” kata ku
” aku pesan coklat milkshake ” kata Marvel
sesudah itu , kami pun sibuk dengan kegiatan masing – masing
” hey , sudah dengar ini ” kata marvel membuka pembicaraan , sambil memberi sebelah Headset nya pada ku
” belum , tapi suara nya ku kenal nih ” kata ku
” ini lagu baru Colinns lambert , judulnya Memory Of Heart ” kata nya sambil menjelaskan lagu itu padaku .
” hey , ini siapaya ? ” kata ku sambil menunjukan layar laptopku pada Marvel
” kau iseng ya ” kata nya , karna itu fotonya yg sedang dibawah pohon
Sore itu menjadi sore paling seru dalam hidup ku .
aku pun berjalan pulang sambil mendengarkan lagu Avternoon Perfect
***

cerita selanjutnya ada di part 4

Chicago Tour ( part 2 )

thx ya yg udah baca cerpan ku dari part 1 :*

45 menit lagi aku dan Jane berangkat ke Missouri , tepatnya kota springfield , dekat Ilinois

” hey , mau ke dunkin atau AW ? ” Tanya Jane
” mm .. terserah kamu deh ” kataku
” ya sudah ayok ” kata nya sambil menarik ku ke dunkin donuts
” mau pesan apa ? ” tanya penjaga nya
” aku coklat panas satu , donat nya yg paket aja ” kata Jane nyerocos
” aku coklat panas juga deh ” kata ku
setelah itu aku duduk dibangku nomor 6 ,dan Jane menunggu makanan ,aku pun berniat menyalakan laptop ku .
Tetapi , ternyata modem saku ku tertinggal dirumah , huhh .. sia – sia ..
” hei, ini makanan nya ” kata Jane sambil menaruh 2 cangkir coklat panas dan donat nya
” kenapa kau ? ” kata Jane melihat mukaku kusut tak karuan
” modem sakuku ketinggalan ” kata ku
” kan disini ada sinyal wi-fi ” kata Jane sambil mengedipkan sebelah matanya
” oh iya , bodohnya aku ini ” kata ku sambil menepuk kening ku
sambil menikmati donat dan coklat panas , aku pun membuka email ku , ternyata benar sinyal wi-fi nya memuaskan .
waktu berangkat tinggal 30 menit lagi , aku pun meng – off laptop ku dan beranjak masuk ke dalam bandara , sebelum itu , aku membeli sebotol air mineral .
” berdua saja ? ” kata pengecek tiket
” iya ” kata ku
kami pun segera masuk ke dalam pesawat dan mencari bangku nomor 20B karna itu bangku ku .
Guncangan-guncangan kecil mulai terasa , pesawat mulai lepas landas . Jane sedang membaca novel nya yg berjudul Camelia’s Undergrown , aku pun memilih mendengarkan lagu lewat ipod yg ku taruh di saku jaket ku , aku memilih lagu Photograph yg nge – jazz itu ..
” when i look back on my ordinary life ,i see so much magic , tough i missed it at the time ” senandungku
” hey , kau suka jazz ya ? ” tanya Jane
” iya , sedikit sih ” kata ku sok imut
” lagunya Jamie cullum ? “
” iya , yg photograph “
aku dan Jane pun mulai terhanyut pada percakapan musik
setelah itu karna tdk ada pilihan lain aku pun memutuskan pergi tidur saja .
2 jam kemudian ..
” hey , bangun ” seru seseorang menggungcang-guncang badanku sedikit keras
” aw .. apaan sih ? ” kata ku kaget
” maaf deh , ini waktu snack ” kata Jane sama sambil menunjuk pramugari yg membawa makanan
” mau minum apa nona ?” tanya pramugari itu
” mm .. susu ” kataku semangat karna melihat Jane menenguk susunya dengan nikmat
” ini nona ” katapramugari itu sambil menyerah kan piring
” hmm ,, enak juga ” gumam ku sambil mengunyah sphageti ku
tak terasa sedikit lagi kami mendarat di Missouri , setelah pengecekan paspor aku pun melangkah mantap di bandara ” Springfield Branson National Airport “
” nih ” kata Jane sambil memberiku coca cola kaleng
oh Jane , baik sekali hatimu ..
“JANETTE , NATALIA ! ” seru seseorang , ternyata itu uncle Jo
saking keras nya , orang – orang di bandar udara pada melihat kami sambil senyum – senyum .. Err
” hey uncle ” kata ku
” hey , kukira kalian tak jadi datang ” kata Uncle Jo
” ayo naik ” kata uncle sambil membuka pintu mobil nya .
ternyata rumah uncle tidak terlalu jauh dari bandar udara .
” kita sampai ” kata uncle , sambil memberhentikan mobilnya
” wah padang rumput nya luas sekali ” kataku kagum tapi agak sedikit norak , maklum aku kesini baru dua kali , itu pun waktu aku berumur 6 tahun jadi inget – inget lupa .
” wah , rumah nya berubah” seru Jane
” uncle bru renov kemarin “
setelah itu kami masuk , di dalam tampak Aunty Vica sedang memasak .
” wah , kalian sudah besar-besar ya ,aunty sampe pangling ” kata Aunty Vica sambil memeluk mereka berdua .
” Natalia , Janette , kalian mandi saja dulu , kalau makanan nya sudah siap nanti aunty panggil ” kata aunty Vica
” kamar kalian diatas ” kata Uncle memberi tau
” Aunty , uncle , panggil aku natali aja ya ” kata ku sambil pasang muka sok imut ( ini jurus ampuhku :P )
” panggil aku Jane ” kata Jane ikut-ikutan
” oke anak manis ” kata aunty dan uncle berbarengan
kamar ku dan Jane bagus , jendela nya langsung mengahadap ke sungai kecil dan padang rumput yang luas.
aku pun memilih mandi karna badanku lengket dan juga berbau pesawat ( emang ada ya ?? ) , air disini segar dan dingin . setelah itu aku memilih celana cut – bray jeans dan juga baju hangat berwarna biru langit . angin sejuk masuk melalui jendela kamarku , aku pun menopang daguku di jendela , aku membiarkan rambut coklat ku yg panjang di hempaskan angin .
” Natali , makanan siap ” kata Jane didepan pintu ku
“siap” kataku beranjak turun kebawah
dibawah sudah tersedia salmon panggang saus lemon dan tost roll . aromanya menambah gairah makan Jane dan aku , tanpa ba-bi-bu lagi kami pun segera menyerbu makanan di atas meja .
” enak sekali ” kata Jane dengan mulut penuh
” iya lezaaaatt ” kata ku juga
uncle dan aunty hanya tersenyum melihat ulah kami .
” dikulkas ada ice cream kalau kalian mau ” kata aunty sambil menuangkan susu hangat ke gelas aku dan Jane
” oke aunty ” kata kami serempak
karna sudah malam , aku dan Jane memilih makan ice cream di kamar saja .
hari ini aku dan Jane senang sekali , malam ini kututup dengan mendengarkan lagu klasik dari I.P.T chaikovsky , komponis lagu klasik kesukaan ku , yg judulnya Adagio from Sleeping Beauty .
Zzz…
Good night ..

***

Mau tau lanjutan ceritanya , baca yg part 3 ya .. :)