Pagi ini kusenandungkan senandung kecil ketika ingin berangkat ke sekolah . Entah kenapa , langkah ku ringan sekali . Perjalanan pagi ini tidak terasa seperti kemarin – kemarin , perutku kali ini juga jauh lebih kenyang dari kemarin , padahal setiap pagi aku tidak sarapan , meski itu tak baik untuk ku .
” Sita ” seru seseorang di samping ku , ia adalah Karina ,sahabat terbaiku . Akulah Sita , Sita Paranaftiar ( bukan Parabola , ank laki2 dikelas ku mengejek namaku parabola ) Ia selalu memakai sepeda atau mobil kesekolah , beda seperti ku , aku harus berjalan kaki mau tdk mau . ” mau boncengan ? ” katanya sambil memberhentikan sepedanya
” boleh deh ” kataku sambil naik di boncengan belakang nya .
Karina berbeda dengan ku , ia anak orang berada di sekolah ku , semua keinginannya pasti terpenuhi , ayah nya seorang pegawai sipil disini . Berbeda dengan ku , ayah ku hanya seorang penarik becak keliling , rumah ku juga di gubuk reot , setiap pagi aku rela tidak makan dan harus berjalan kaki . aku tidak makan karena ayahku sakit beberapa hari ini , penghasilan ibu ku sebagai pembantu rumah tangga yg pulang pergi saja kurang mencukupi untuk kebutuhan sehari – hari .
” hey , kita sampai ” kata Karina sambil turun dari sepedanya , aku pun segera membuyarkan lamunanku dan turun dari sepeda itu . ” hey , liat ” kata Karina sambil menunjuk kertas brosur yg tertempel dimading yg berada di koridor sekolah , tiap hari kami melewati nya . Aku melihat nya , pantas pagi ini aku merasa senang , brosur itu penyebab nya . Itu brosur perlombaan mengarang , aihh senang nya .
Selama bersekolah disini , aku sangat menunggu saat ini . Mungkin tak ada yg tau aku bisa mengarang , aku mengarang di buku bekas yg aku temukan di kolong meja saat piket . Dan kalau di hitung mungkin cerita ku sudah banyak .
” wah , lomba mengarang ” kata Karina dengan senyum manis dan mata yg berbinar , perkataan itu membuyar kan lamunanku .
” aku harus ikut ” katanya sambil mengepalkan tangannya , ” Karina , kau di panggil Bu Yeni ” kata Mira
” Sit, aku duluan ya , bye ” kata nya sambil melambaikan tangan nya kepada ku , aku hanya membalasnya dengan senyuman . Jujur saja , perkataan itu hampir memutuskan semangat ku , aku tak mau bersaing dengan sahabat ku , aku telah bersahabat dengan nya selama 4 thn , aku tak mau persahabatan kami retak akibat ini . ” sudah lah , mungkin kami harus bersaing sehat ” kata ku sambil menghilangkan pikiran- pikiran negatif . Aku dulu pernah memberitahu aku suka mengarang , dan setahu ku Karina suka menggambar . Ah sudahlah , apa salahnya ia mau mengikuti ku , kami kan sahabat , gumam ku dalam hati .
Net … Net
bel masuk mulai terdengar , aku dan anak – anak lain nya segera mempercepat langkah kaki .
Dikelas , semua pelajaran yg diberikan antara masuk – tidak masuk ke otak ku , aku memikirkan brosur tadi , disitu tertulis lomba akan diadakan besok lusa , hari sabtu . Untung saja tempat nya tdk terlalu jauh , dan tdk ada biaya pendaftaran , lumayan hadiahnya kan untuk ibu dan bisa untuk ber obat bapak . senyum ku mulai merekah lagi , aku pun memutuskan fokus pada pelajaran lagi .
***
Hari yg kutunggu – tunggu akhirnya tiba juga , hari ini hari sabtu , dan lomba dimulai sore nanti . Aku pulang dengan berlari – lari kecil , sungguh senang hatiku , aku tidak bareng Karina karena dia sedang piket dan pulang belakangan .
Sampai nya dirumah aku langsung memikirkan jalan cerita karangan yg nanti aku akan buat , supaya tidak terlalu lama berfikir disana .
” Sita , ayo makan ” seru mbak Nina diluar , ia kakak ku . nanti mbak Nina akan menemaniku ke Aula Parasembahan , tempat lomba berlangsung . Aku segera keluar kamar ku dan menuju meja makan , disana sudah tersedia ikan asin dan sayur asem kesukaan ku . ” Mbak , nanti jadi anter aku kan ? ” tanya ku sambil menaruh nasi dipiring ku , ” ia jadi , udah bilang ibu kan ? ” jawab mbak Nina sambil ingin menyuapi bapak , ” udah kemarin mbak ” .
Setelah itu aku mandi dan bersiap – siap untuk pergi , tak lupa aku membawa kertas kosong dan alat tulis .
” Pak aku jalan ya , doain Sita ya ” kata ku sambil mencium tangan bapak , bapak membalasku dengan anggukan senang . Aku pergi menggunakan angkot dengan Mbak Nina . Gedung tempat perlombaan cukup besar , disana sudah banyak anak – anak yg ingin berlomba , karna melihat sekitar belasan orang aku agak gugup . Salah satu dari kontestan itu , aku melihat Karina dengan pembantu rumah tangganya . ” hai Sita , kau ikut lomba ini juga ya ? ” kata nya , kulihat dari raut mukanya ia tampak gugup , ” ia , ada yg salah ? ” kata ku , karna aku melihat Karina tampak berkeringat dan gugup, ” ti .. tidak kok “ .
Bebebrapa saat kemudian , seorang MC membuka acara dengan memberitahu peraturan- peraturan dalam mengikuti lomba , ia membaca kan bahwa setidak nya kita harus membuat cerita minimal 2 . Peluh ku mulai turun , aku juga melihat Mbak Nina tidak ada di tempat duduk pendamping , aku hanya menyiapkan satu cerita , bagaimana ini ?
Aku ingat dulu aku sering membuat cerita pendek ,aku mengingat -ngingat cerita ku yg dulu itu , siapa tahu ada yg pas . ” ini , jangan gugup gituh ” kata Mbak Nina tiba – tiba sudah di sebelahku , ia menyodorkan plastik yg berisi minuman padaku , Mbak nina juga memberiku tisu , ” makasih ya mbak ” kata ku .
Lomba dimulai , waktu yg digunakan untuk membuat 2 cerpen adalah 2 jam , aku membuat sebaik mungkin imajinasiku . Tak terasa 2 jam sudah berlalu , kami para kontestan lomba disuruh menunggu setidak nya 45 menit untuk penjurian , aku dan Karina memilih berjalan – jalan saja .
” Perhatian , perhatian ” seru seorang MC
” kami akan memberitahu pemenang lomba , Juara ketiga ialah …. Dinda Asrani ! juara kedua yaitu …. Fania Kahsaff !! dan ini dia juara pertama … siapa diaa ?? juara pertama jatuh pada …. Karina Jenisha !! yg sudah disebut nama nya harap maju kedepan ” kata MC tersebut.
Dada ku terasa sesak , aku sedih sekaligus senang , aku sedih karena tdk juara tetapi aku senang sahabat ku mendapatjuara 1 . selanjutnya disebutkan juara harapan , aku mendapat Harapan 1 , Alhamdulilah , uang sebesar Rp 150.000,00 sudah ditangan ku sekarang , senyum tersungging di wajahku
***
besok nya setelah perlombaan itu , ” Dek , dek .. sini deh “ kata Mbak Nina yg sedang membaca koran , ” ini kan perlombaan kemarin ” seru Mbak Nina sambil menunjukan sebuah halaman , dan benar halaman itu meliput perlombaan kemarin . ” Mbak aku pinjam ya ” kata ku sambil membawa koran itu ke kamar . Halaman tersebut juga terdapat cerita – cerita yg dibuat oleh para pemegang juara 1 sampai 3 . Tenggorokan ku tersentak , aku melihat cerita Karina , itu cerita ku !!
Aku mengingat – ngingat lagi , benar , aku pernah memberitahu buku yg berisi cerita – cerita ku , dia bilang dia sangat menyukainya . Dan cerita yg dibuat Karina saat perlombaan adalah cerita-cerita yg pernah ia baca di buku ku , kurang ajar amat dia !!
” dek , ini ada tefon , katanya Karina mengajak ketemuan di taman ” seru Mbak Nina diluar , aku segera merobek halaman tentang perlombaan tersebut danmenaruh nya di saku celanaku aku juga membawa buku berisi cerita-ceritaku untuk bukti . Dengan amarah yg menyesakkan dadaku aku berlari sekuat nya menuju taman , disana sudah ada Karina . ” Plagiat !!!! ” seru ku sambil menampar pipinya . ” Apa maksudmu ? ” tanya nya
” apa kau tak tau , ceritaku mengapa kau sebut ceritamu ?! ” seru ku , amarah ku masih meluap – luap .” Dari mana ka .. kau tau ? ” tanya nya bingung , ” Aku memang miskin , tetapi aku tidak bodoh !!!! ” seru ku sambil melempar halaman koran tersebut ke mukanya , ” Dan ini , contek saja ceritaku semua , dasar tak tau malu kau !!! ” seru ku sambil melempar buku ku ke bangku taman yg ia duduki . ” Kau buka sahabat ku ” kataku sambil berlari meninggalkan nya , kulihat karina menangis , aku berlari dan berlari .
Napas ku hampir habis , namun aku tetap berlari , Air mataku tumpah begitu saja . Sedih , Kesal , Marah . Itu semua bercampur jadi satu didalam dadaku .
Menyesal aku memercayainya .
Lebih baik kau melihat dulu orang yg kau percayai , jangan anggap semua sahabat itu bisa berakhir baik dan lancar . Karena , Ditusuk dari belakang oleh sahabat jauh lebih menyakitkan dari pada ditusuk dari belakang oleh musuh mu sendiri .
THE END




